STMIK Primakara mempersiapkan lulusannya untuk tidak hanya menjadi seorang ahli (specialist) di bidang IT, namun juga dapat menjadi seorang pengusaha atauentrepreneur. Melalui berbagai program pengembangan kemampuan ketenagakerjaan & kewirausahaan, STMIK Primakara tidak hanya mempersiapkan lulusannya untuk menjadi tenaga kerja yang handal, namun juga dapat menjadi seorang entrepreneurdan menciptakan lapangan kerja. Di lain pihak, untuk menjadi seorang entrepreneur, fase-fase kritis menjadi fase yang tidak dapat dipisahkan dalam proses membangun bisnis.

INKUBATOR BISNIS PRIMAKARA

STMIK Primakara melalui Inkubator Bisnis Primakara mengundang mahasiswa-mahasiswa yang memiliki ide bisnis yang berpotensi untuk dikembangkan untuk bergabung menjadi tenant dan memulai bisnis mereka secara real di kampus. Konsep inkubator bisnis ini diadopsi dari inkubator bayi yang mencegah dan mengurangi resiko kematian pada bayi. Proses ini dimulai dengan menyeleksi ide bisnis yang berpotensi untuk kemudian menjadi Model Start Up untuk diimplementasikan di dunia nyata. Inkubator Bisnis Primakara sendiri dalam operasionalnya mendapatkan dukungan dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Selain itu Inkubator Bisnis Primakara juga telah menjalin kerjasama dengan berbagai komunitas, seperti Gamedev dan SuBali.

Inkubator Bisnis Primakara menyediakan 7S, yakni antara lain:

  • Services
  • Support
  • Space
  • Shared
  • Skill development
  • Seed capital
  • Synergy

Bisnis yang baru dibangun oleh tenant ini akan diberikan berbagai fasilitas, seperti antara lain:

  • fasilitas kantor (komputer, telepon, internet, dsb)
  • berbagai pelatihan (training), termasuk marketing, management, dan keuangan
  • perkenalan pada akses permodalan
  • perkenalan pada akses pasar, serta
  • sinergi dengan jaringan terkait.

Dengan sistem ini, mahasiswa dapat memulai bisnis dengan modal yang rendah dan peluang untuk sukses yang lebih tinggi. Setelah masa inkubasi, bisnis yang dikembangkan oleh tenant dapat lulus dari Inkubator Bisnis Primakara dan mampu untuk mandiri.