sarjana-dalam-3-tahun-wisuda-perdana-primakara-2

Diusia ke-tiga tahun, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Primakara, Denpasar akhirnya melaksanakan wisuda perdana, di ArtCentre, Denpasar, Sabtu (17/12).
Ketua STMIK Primakara I Putu Agus Swastika, M.Kom mengatakan, lulusan perdana tersebut berasal dari Program Studi (Prodi) Sistem Informasi sebanyak 16 orang, Prodi Sistem Informasi Akuntansi 15 orang dan Prodi Teknik Informatika tujuh orang. “Totalnya 38 orang,” kata Agus Swastika.
Pada kesempatan itu, Ia menjelaskan STMIK Primakara yang berdiri pada 27 September 2013 itu memiliki visi menjadi perguruan tinggi luar biasa yang menjadi rujukan nasional dalam bidang technopreneurship.
Untuk itu, pihaknya menerapkan kurikulum yang dirancang untuk mencetak technopreneur sekaligus membangun sebuah inkubator bisnis.
“Inkubator Bisnis Primakara tersebut untuk menciptakan dan mengembangkan usaha baru yang mempunyai nilai ekonomi dan berdaya saing tinggi,” ujarnya.
Inkubator Bisnis Primakara, lanjut Swastika, juga untuk memaksimalkan pemanfaatan sumber daya manusia terdidik dalam menggerakkan perekonomian dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Menurut dia, hingga dua tahun terakhir ini Inkubator Bisnis Primakara telah memperoleh dana hibah sebesar Rp 1,5 miliar dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi untuk pengembangan bisnis para peserta inkubasi atau yang biasa disebut tenan.
“Kami telah mewisuda enam orang technopreneur atau 6,5 persen dari total wisudawan, kedepan 50 persen lulusannya menjadi technopreneur pada tahun 2018,” ujarnya.
Ketua Yayasan Primakara I Made Artana, S.Kom mengatakan, perguruan tinggi STMIK Primakara mencetak wisudawan yang siap menjadi “Technopreneur” sesuai dengan tuntutan generasi masa kini.
“Pembangunan kampus tersebut lahir dari sebuah cita-cita besar untuk menjadi perguruan tinggi yang luar biasa, juga menjadi kebanggan Bali dan Indonesia, ” ujar Made Artana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *