Banyak yang bertanya tentang apa saja yang dapat dilakukan untuk penelitian dan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Pada dasarnya kegiatan penelitian adalah kegiatan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan sedangkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah kegiatan untuk menyebarluaskan ilmu pengetahuan tersebut kepada masyarakat luas.

Tugas utama dosen adalah melakukan penelitian untuk mengembangkan ilmu pengetahuan. Selanjutnya melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, ilmu pengetahuan yang dikembangkan selanjutnya disebarkan kepada masyarakat agar tidak hanya menjadi tumpukan berkas semata.

Kemenristek-DIKTI saat ini sudah mulai mendesain kegiatan-kegiatan baik penelitian maupuan pengabdian kepada masyarakat harus berbasis output. Maka dari itu, dalam tulisan singkat ini akan diringkas hal apa saja yang dapat menjadi luaran atau output dalam kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat yang diakui oleh DIKTI dalam pelaporan kinerja penelitian dan kinerja abdimas.

Untuk penelitian, maka hal-hal yang dapat menjadi output adalah sebagai berikut:

  1. Publikasi Jurnal
  2. Buku Ajar/Teks
  3. Pemakalah di Forum Ilmiah
  4. HaKI
  5. Luaran lain (Model, Teknologi Tepat Guna (TTG), Prototype, Desain, Karya Seni, Rekayasa Sosial, Kebijakan)

Untuk pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat, maka hal yang dapat menjadi output adalah sebagai berikut:

  1. Publikasi Jurnal
  2. Publikasi di Media Massa
  3. Pemakalah di Forum Ilmiah
  4. HaKI (Paten, Paten Sederhana, Hak Cipta, Merek, Rahasia, Desain Industri, Indikasi Geografis, Perlindungan Varietas Tanaman, Perlindungan Topografi Sirkuit Terpadu)
  5. Luaran Iptek Lainnya (Model, Teknologi Tepat Guna (TTG), Prototype, Desain, Karya Seni, Rekayasa Sosial, Kebijakan)
  6. Produk Terstandarisasi
  7. Produk Tersertifikasi
  8. Mitra Berbadan Hukum
  9. Buku

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *