Tajamkan Kurikulum, Prodi Manajemen Primakara FGD dengan Pakar Industri
**Denpasar, Bali** – Menghadapi dinamika dunia kerja yang semakin terdisrupsi oleh teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), Program Studi S1 - Manajemen Universitas Primakara mengambil langkah proaktif. Pada Senin, 23 Februari 2026, bertempat di Ruang 06 Universitas Primakara, Denpasar, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pemutakhiran Kurikulum.
Kegiatan ini merupakan langkah strategis FEB untuk memastikan setiap mata kuliah yang diajarkan di Prodi S1 - Manajemen tetap relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) yang terus berubah.
## Bedah Kurikulum Bersama Pakar Industri
FGD kali ini menghadirkan narasumber dari berbagai lini industri strategis untuk memberikan perspektif yang komprehensif. Mitra industri yang hadir mencakup sektor perbankan, pariwisata, manajemen SDM, hingga teknologi mutakhir, di antaranya:
- Bank Mandiri (Sektor Keuangan & Perbankan)
- Four Seasons Resort Bali (Sektor Hospitality & Luxury Tourism)
- HR Association Bali (Sektor Manajemen Sumber Daya Manusia)
- Archipelago International (Manajemen Perhotelan Global)
- Maleo AI Lab (Sektor Teknologi Kecerdasan Buatan)
- Associate Partner Transformation Consulting (Strategi Bisnis & Konsultasi)
Kehadiran perwakilan dari Maleo AI Lab misalnya, menegaskan kembali komitmen Universitas Primakara dalam menyuntikkan aspek Digital Mastery ke dalam ilmu manajemen.
Diskusi berjalan intensif, membahas keselarasan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), struktur mata kuliah, hingga penguatan kompetensi manajerial yang berbasis teknologi.
## Pengakuan Adaptivitas Primakara
Dalam sesi diskusi, para narasumber memberikan apresiasi terhadap fondasi kurikulum yang saat ini diterapkan di Primakara. Perwakilan mitra industri menyatakan bahwa kurikulum yang berjalan sudah sangat adaptif terhadap perkembangan manajerial saat ini.
"Program Studi Manajemen yang diterapkan saat ini sudah adaptif dengan perkembangan manajerial dan teknologi. Potensi untuk pengembangan ke depan sangat besar agar bisa terus menghasilkan lulusan yang benar-benar menjadi jawaban atas tantangan industri yang semakin kompleks," ujar narasumber perwakilan mitra.
Penguatan pada aspek soft skills seperti kepemimpinan di era digital, kemampuan analisis data finansial, hingga pemanfaatan AI dalam pengambilan keputusan manajerial menjadi poin-poin krusial yang diusulkan untuk masuk dalam draf kurikulum terbaru.
## Kurikulum Industri Adalah Kunci
Kepala Program Studi (Kaprodi) S1 - Manajemen Universitas Primakara, I Gusti Agung Prabandari Tri Putri, S.E., M.M. menekankan bahwa masukan dari praktisi adalah elemen vital dalam penyusunan strategi pendidikan.
Menurutnya, kampus tidak boleh menjadi menara gading yang terputus dari realitas industri.
"Masukan strategis dari para mitra industri sangat kami harapkan guna memberikan kompas bagi penyempurnaan kurikulum kami. Tujuannya jelas, agar kurikulum selaras dengan perkembangan bisnis dan manajemen modern, serta mampu menjawab kebutuhan pemangku kepentingan secara nyata," tegasnya.
FGD ini dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Primakara, Wakil Rektor 1 Bidang Akademik, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), serta jajaran dosen Program Studi Manajemen.
Dengan memadukan teori manajemen dan tuntutan industri digital, lulusan S1 - Manajemen Primakara diharapkan mampu bersaing tidak hanya di pasar lokal, tetapi juga di kancah internasional pada tahun 2026 dan seterusnya.
***Kontributor: I Gusti Agung Prabandari Tri Putri, S.E., M.M.***
***Editor: I Putu Kumara Wiguna, S.I.Kom.***
***Dapatkan artikel inspiratif dan berita IT terkini di [Primakara.ac.id.](https://primakara.ac.id/) Ikuti juga Official Instagram dengan mengklik [link ini.](https://www.instagram.com/primakara.univ/?next=%2F)***