Bikin Aplikasi Sampah, Mahasiswa Primakara Raih Juara 1 DBC Pitching INSTIKI
**Denpasar, Bali** – Rentetan prestasi gemilang alias winning streak kembali mewarnai perjalanan mahasiswa Primakara University.
Satu-satunya PTS di Bali dengan semua prodi Infokom berakreditasi UNGGUL ini kembali melahirkan talenta-talenta pebisnis digital yang tajam dan solutif. Kabar membanggakan kali ini datang dari ajang bergengsi DBC Pitching Competition yang diselenggarakan di INSTIKI.
Tiga mahasiswa program studi Bisnis Digital angkatan 2025 sukses memukau dewan juri dan berhasil membawa pulang gelar Juara 1 pada pengumuman yang digelar 3 Mei lalu.
## "Kicau Mania" dan Solusi Pengelolaan Sampah Bali
Kemenangan prestisius ini diraih oleh tim bernama Kicau Mania. Tim solid ini dinakhodai oleh Ciko Aditya Pratama selaku ketua, dengan didampingi oleh dua rekannya, yakni Ni Luh Putu Ariesta dan Ni Luh Putu Ayu Minarti.
Di hadapan para juri dan investor potensial, mereka mempresentasikan sebuah ide startup brilian bernama "Mabuang Apps". Aplikasi ini dirancang sebagai marketplace atau lokapasar khusus sampah yang mengusung pendekatan green token bagi penggunanya.
Selain bertujuan untuk mendorong penerapan ekonomi sirkular digital secara nyata, inovasi ini disebut hadir sebagai solusi modern untuk mengatasi masalah persampahan yang ada di Bali.
## Persiapan Kilat Namun Tepat
Ada satu fakta yang sangat menarik di balik kemenangan tim Kicau Mania ini. Alih-alih mempersiapkan presentasi berbulan-bulan, mereka ternyata baru mempersiapkan diri secara intensif hanya dalam waktu sehari sebelum hari pitching dimulai.
Berbekal mental baja dan pemahaman materi bisnis yang sudah terasah di bangku kuliah, mereka sukses mempresentasikan ide mabuang apps dengan sangat meyakinkan.
Kualitas ide dan ketajaman presentasi mereka terbukti tak tertandingi, hingga sukses mengungguli tim-tim tangguh dari kampus lain. Pada kompetisi ini, posisi Juara 2 diraih oleh tuan rumah INSTIKI, sedangkan posisi Juara 3 diduduki oleh Universitas Udayana (UNUD).
## Dukungan Ekosistem Kampus
Primakara University membuktikan komitmennya sebagai Ecosystem Builder dengan memberikan pendampingan yang komprehensif. Kampus memfasilitasi tim Kicau Mania mulai dari menanggung biaya pendaftaran, hingga memberikan dukungan berupa sesi konsultasi teknis dan bisnis kapan pun mahasiswa membutuhkannya.
Keberhasilan ini menjadi motivasi besar bagi tim untuk terus berkompetisi di masa depan. Ciko, sang ketua tim, juga menitipkan sebuah pesan bagi seluruh mahasiswa Primakara yang mungkin masih ragu untuk menunjukkan bakatnya.
"Mungkin ada mental block, tapi kamu bisa lawan itu semua kalau berani mencoba. Jadi, at least ada chance untuk achieve apa yang awalnya kamu kira tidak mungkin,” ujar Ciko.
Dari Tim Kicau Mania, kita dapat melihat jika ide sehebat apa pun hanya akan menjadi angan-angan jika kamu tidak berada di lingkungan yang tepat untuk mengeksekusinya.
Kemenangan tim Kicau Mania membuktikan bahwa menjadi mahasiswa Bisnis Digital Primakara dicetak untuk menjadi technopreneur yang peka terhadap masalah sosial dan mampu merumuskan solusi berbasis teknologi.
Selamat atas prestasinya, Tim Kicau Mania!
***Kreator: I Putu Kumara Wiguna, S.I.Kom.***
***Dapatkan artikel inspiratif dan berita IT terkini di [Primakara.ac.id.](https://primakara.ac.id/) Ikuti juga Official Instagram dengan mengklik [link ini.](https://www.instagram.com/primakara.univ/?next=%2F)***