Ungguli Kampus Papan Atas, Mahasiswa Primakara Sabet Juara 1 Hackathon Nitro Nasional 2026!
**Denpasar, Bali** – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh mahasiswa Primakara University di kancah nasional! Kali ini, kolaborasi brilian antara mahasiswa program studi Informatika dan Bisnis Digital sukses menggetarkan panggung Hackathon Nitro Nasional 2026 yang diselenggarakan HMTI Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Jawa Tengah.
Tidak tanggung-tanggung, mereka berhasil menduduki podium tertinggi sebagai Juara 1 Kategori Hackathon, mengungguli sederet kampus teknologi Indonesia pada pengumuman pemenang tanggal 3 Mei 2026 lalu.
Kemenangan ini membuktikan bahwa kualitas talenta digital dari Bali tidak bisa dipandang sebelah mata di ekosistem inovasi nasional.
## Tim "Kentang Goreng" Berhasil Unggul dari ITB dan ITS
Di balik nama tim yang unik dan catchy, yakni Tim Kentang Goreng , terdapat tiga pemuda berbakat angkatan 2025. Tim ini dinakhodai oleh Made Bayu Ardana Putra dari program studi Informatika , bersama dua rekannya yaitu Gusti Gede Agung Rama Putra Udiana (Informatika) dan Ciko Aditya Pratama (Bisnis Digital).
Perjalanan mereka merebut gelar juara di kompetisi yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Purwokerto ini sangatlah kompetitif.
Setelah lolos tahap 10 besar pada 25-28 April 2026, mereka harus berhadapan langsung dengan finalis tangguh dari universitas-universitas papan atas.
Prestasi ini semakin terasa prestisius mengingat posisi Juara 2 diraih oleh Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Juara 3 diduduki oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.
Kampus lain yang turut berkompetisi antara lain Binus University, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta, hingga Telkom University Purwokerto.
## Lahirkan Platform Belajar AI dalam 22 Jam
Senjata utama yang membawa Tim Kentang Goreng meraih kemenangan adalah inovasi mereka dalam menciptakan platform belajar interaktif berbasis suara yang dirancang khusus untuk memudahkan proses belajar mahasiswa.
Platform mutakhir ini mengintegrasikan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan sentuhan humanis. Pengguna dapat berbicara dan berinteraksi secara langsung layaknya sedang mengobrol dengan seorang mentor atau teman belajar.
Sistem AI di dalamnya telah diprogram untuk memiliki karakter serta gaya bicara tertentu sehingga pengalaman belajar terasa jauh lebih natural dan mudah dipahami.
Hebatnya lagi, seluruh arsitektur dan sistem platform cerdas ini berhasil dibangun dari nol hanya dalam waktu singkat, yakni 22 jam, selama fase Live Coding yang berlangsung dari tanggal 1 hingga 2 Mei 2026.
## Ekosistem Kampus yang Memfasilitasi Sang Juara
Fase Live Coding yang menguras fisik dan pikiran tentu membutuhkan infrastruktur yang memadai. Primakara University turut hadir memberikan dukungan nyata dengan memfasilitasi akses ruangan Sekretariat Bersama (Sekber) secara penuh selama dua hari agar tim dapat fokus merampungkan proyek teknisnya.
Dukungan ruangan yang kondusif ini menjadi salah satu alasan di balik lahirnya karya yang sempurna.
Melalui kemenangan yang diganjar dengan trofi dan uang tunai ini , Tim Kentang Goreng bertekad untuk terus mengikuti kompetisi-kompetisi selanjutnya demi menambah jam terbang dan pengalaman.
Mereka juga membagikan pesan yang sangat memotivasi bagi seluruh mahasiswa Primakara lainnya.
"Jangan pernah takut untuk menunjukkan keahlian kalian, dan jangan takut untuk mencoba," seru Bayu dan Rama. Hal senada juga ditambahkan oleh Ciko yang berpesan bahwa "Mental block bisa dilawan kalau dicoba".
Selamat, Tim Kentang Goreng yang bukan kaleng-kaleng!
***Kreator: I Putu Kumara Wiguna, S.I.Kom.***
***Dapatkan artikel inspiratif dan berita IT terkini di [Primakara.ac.id.](https://primakara.ac.id/) Ikuti juga Official Instagram dengan mengklik [link ini.](https://www.instagram.com/primakara.univ/?next=%2F)***