Pengertian Dividen dalam Investasi Saham dan Cara Mendapatkannya

**Denpasar, Bali** – Kalau kamu aktif memantau media sosial atau grup diskusi investasi belakangan ini, pasti sering melihat banyak orang yang kegirangan karena menantikan "gajian" tambahan dari saham BBRI (PT Bank Rakyat Indonesia Tbk). Bagaimana tidak, di bulan April 2026 ini, BBRI mengumumkan pembagian sisa dividen tunai bernilai fantastis yang mencapai triliunan rupiah! Fenomena ini tentu membuat banyak anak muda mulai melirik peluang cuan di pasar modal. Namun, bagi kamu yang masih awam, mungkin muncul pertanyaan mendasar: apa sebenarnya pengertian dividen itu? Dan bagaimana sistem serta cara agar kita juga bisa merasakannya? Yuk, kita pelajari konsep dasar investasi saham ini dengan bahasa yang mudah dipahami! ## Memahami Pengertian Dividen Secara sederhana, pengertian dividen adalah pembagian sebagian laba atau keuntungan bersih perusahaan kepada para pemegang sahamnya. Ketika kamu membeli saham sebuah perusahaan, secara hukum kamu telah menjadi salah satu pemilik (meski persentasenya kecil) dari perusahaan tersebut. Sebagai pemilik modal, sangat wajar jika kamu berhak menikmati hasil jerih payah perusahaan apabila bisnisnya sedang untung besar. Namun, perlu dicatat bahwa tidak semua keuntungan dibagikan. Besaran nominal dividen yang akan disebar harus didiskusikan dan disetujui terlebih dahulu melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). ## Mengenal Sistem Pembagian Dividen Mengutip dari berbagai literatur keuangan dan panduan resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), perusahaan biasanya membagikan dividen dalam dua bentuk utama, yaitu Dividen Tunai (uang yang langsung ditransfer ke rekening investasimu) dan Dividen Saham (penambahan jumlah lembar saham secara otomatis). Selain itu, dalam sistem pembagian dividen, ada empat istilah jadwal krusial yang wajib kamu ketahui agar tidak salah langkah: **- Cum Date (Cumulative Date):** Hari paling penting! Ini merupakan batas tanggal terakhir kamu boleh membeli saham tersebut agar namamu tercatat sebagai penerima dividen. (Contoh: Cum Date BBRI tahun ini jatuh pada pertengahan April 2026). **- Ex Date (Expired Date):** Ini adalah hari setelah Cum Date. Jika kamu baru membeli saham pada tanggal ini, kamu sudah tidak berhak lagi mendapatkan dividen dari periode tersebut. **- Recording Date:** Tanggal di mana pihak Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mendata nama-nama investor yang berhak mendapat dividen. **- Payment Date:** Hari pencairan. Pada tanggal ini, uang dividen akan otomatis masuk ke Rekening Dana Nasabah (RDN) milikmu. ## Bagaimana Cara Mendapatkan Dividen? Setelah paham teorinya, cara mendapatkan dividen sebenarnya sangat praktis dan bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk mahasiswa pemula. Berikut langkah-langkahnya: ### 1. Buka Rekening Investasi (RDN) Langkah pertama, daftarlah di perusahaan sekuritas yang resmi diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Setelah mendaftar, kamu akan mendapatkan Rekening Dana Nasabah (RDN) untuk melakukan transaksi jual beli saham. ### 2. Incar Perusahaan "Blue Chip" yang Konsisten Tidak semua perusahaan di bursa saham membagikan dividen. Ada perusahaan yang memilih menahan seluruh labanya untuk ekspansi bisnis. Oleh karena itu, pilihlah saham dari perusahaan berfundamental kuat (blue chip) seperti perbankan, telekomunikasi, atau barang konsumsi yang memiliki rekam jejak rutin membagikan dividen setiap tahun. ### 3. Beli dan Tahan (Hold) Sebelum Cum Date Strategi utamanya adalah kamu harus sudah mengamankan (membeli) saham tersebut sebelum bel penutupan pasar pada hari Cum Date. Setelah membelinya, jangan langsung dijual. Tahan kepemilikanmu setidaknya sampai melewati tanggal tersebut agar hak dividenmu terkunci dengan aman. ## Mahir Membaca Peluang dengan Ilmu Akuntansi Mengetahui jadwal Cum Date saja tidak cukup untuk menjadi investor yang sukses. Kamu harus memiliki insting analisis untuk membedah laporan keuangan perusahaan; apakah labanya asli, rasio utangnya sehat, atau proyeksi masa depannya cerah? Kemampuan inilah yang juga dipelajari secara mendalam di Program Studi S1 - Akuntansi Primakara University. Di jurusan akuntansi di Bali yang paling relevan dengan era digital ini, kamu tidak hanya belajar menjadi penyusun laporan keuangan (Corporate Accountant), tetapi juga dilatih menjadi Analis Keuangan (Financial Analyst) yang tajam. Kamu akan belajar bagaimana menavigasi pasar modal, mengevaluasi kesehatan finansial suatu emiten, dan mengelola aset investasi. ## Pertanyaan Seputar Dividen Saham **1. Apakah nominal dividen yang dibagikan selalu sama setiap tahun?** Tidak. Besaran dividen sangat bergantung pada kinerja laba bersih perusahaan di tahun berjalan serta keputusan final yang disepakati oleh direksi dan investor dalam RUPS. **2. Berapa pajak yang dikenakan dari penerimaan dividen?** Untuk investor ritel (individu) di Indonesia, penghasilan dari dividen saat ini dibebaskan dari Pajak Penghasilan (PPh) dengan syarat dana tersebut diinvestasikan kembali di wilayah NKRI dalam jangka waktu tertentu sesuai peraturan Menteri Keuangan. **3. Mengapa Program Studi Akuntansi direkomendasikan?** Kurikulum Akuntansi di Primakara menggabungkan teori keuangan solid dengan literasi investasi digital. Mahasiswa dididik oleh praktisi berpengalaman dan disiapkan untuk menghadapi industri keuangan modern. Kamu bahkan bisa lulus dengan pilihan Jalur Skripsi atau Proyek Nyata. Semoga informasi ini bermanfaat. Kunjungi situs resmi pendaftaran di [join.primakara.ac.id](https://join.primakara.ac.id/) atau hubungi via WhatsApp untuk konsultasi gratis. ***Kreator: I Putu Kumara Wiguna, S.I.Kom.*** ***Dapatkan artikel inspiratif dan berita IT terkini di [Primakara.ac.id.](https://primakara.ac.id/) Ikuti juga Official Instagram dengan mengklik [link ini.](https://www.instagram.com/primakara.univ/?next=%2F)***

explore more
primakara university

360 Virtual Tour

Ikuti Virtual Tour

Penerimaan mahasiswa

Penerimaan

Berita & Kegiatan

Lihat Berita